MEMAKNAI HARI KE 3 TAHUN BARU 2008

ADA DUA HAL YANG TIDAK BISA DI TUNDA DALAM HIDUP, BERBAKTI DENGAN ORANG TUA DAN MELAKUKAN KEBAJIKAN BAGI SESAMA, MAKA KINI SAATNYA MEMAKNAI HIDUP BARU DALAM TAHUN BARU SANGAT PENTING…. DAN LEBIH PENTING…….

Saat kelahiran adalah saat anugerah. Hidup secara keseluruhan -kelahiran, hidup yang dijalani, dan kematian yang menunggu, diri kita dengan penampilan dan segala potensi, orangtua, suku, ras, tanah air, semua itu ada pada kita bukan karena usaha kita atau pemberian manusia lain, melainkan merupakan anugerah Allah belaka.
Sikap hidup utama yang sebaiknya ada di dalam diri kita adalah bersyukur atas segala anugerah dan melihat hidup ini sebagai saat untuk berkembang dan menyumbang.
Kita manusia berkewajiban mengembangkan diri. Berbeda dengan makhluk-makhluk lain di dunia, yang hanya merupakan makhluk temporalis, yang hidup di dalam waktu, kita adalah makhluk historis, menyejarah, yang hidup dalam waktu dan sadar bahwa diri kita hidup dalam waktu. Sebagai makhluk historis, hidup kita mengikuti proses dari masa lampau, melalui masa kini dan menuju ke masa depan. Tak ada hal entah baik atau buruk yang terjadi secara tiba-tiba. Semua memerlukan proses. Hukum bijak dalam kehidupan adalah: (1). menyiapkan lahan, (2). menabur benih, (3). memelihara tanaman yang sudah tumbuh dari benih, dan baru (4). memetik panen. Tak ada tahap yang boleh dilalui dan diabaikan.
Kita manusia juga harus mengembangkan diri karena kita, manusia, adalah makhluk spiritual, rohani. Makhluk-makhluk lain di dunia hanyalah makhluk naturalis, alamiah. Makhluk-makhluk itu mempunyai pola pengembangan yang pasti sejak awal hidup mereka di dunia.. Sedang kita sebagai makhluk spiritual, kita tidak memiliki pola pengembangan yang sudah ditentukan sebelumnya. Karena itu, meski dipengaruhi oleh lingkungan, pola asuh dalam keluarga dan pola didik di luar keluarga, pengembangan diri kita kita tentukan sendiri melalui kemauan dan keputusan pribadi kita. Untuk mampu mengembangkan diri itu kita manusia dilengkapi dengan: (1). kesadaran diri, (2). hati nurani, (3). kehendak bebas dan (4). imaginasi kreatif.
Tujuan pengembangan diri adalah agar kita mampu memberi sumbangan kepada sesama dan masyarakat. Jika kita mampu mengembangkan segala daya kita: fisik, mental (budi, kehendak, emosi/afeksi), dan potensi-potensi (akademik, seni, olah-raga, hubungan dengan orang lain, kepemimpinan/organisasi, moralitas dan spiritualitas) kita, kita akan mampu memberi sumbangan dan kontribusi nyata dan unggul kepada sesama dan masyarakat kita sesuai denga status hidup dan profesi kita. Dengan kemampuan memberi sumbangan itu hidup kita menjadi bermakna bagi diri kita sendiri, sesama dan masyarakat kita. Itulah inti hidup yang terberkati dan bahagia.
Merayakan Tahun Baru adalah memeriksa: bagaimana perkembangan diri dan pemberian sumbangan kita kepada sesama dan masyarakat kita di masa lampau, terutama tahun silam, dan menetapkan perkembangan dan sumbangan apa yang akan kita berikan di masa depan, terutama tahun baru yang akan datang. Untuk itu, kita perlu mengembangkan sikap, pengetahuan, kemampuan dan kecakapan-kecakapan yang diperlukan. Selamat Merayakan Tahun Baru. (Penulis Heribertus Gunawan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s